Lippo Karawaci Kembangkan Organisasi Melalui Pelatihan dan Pengembangan

Rabu, 05 Maret 2025 - 16:27 WIB
Di sektor real estat, pelatihan fokus kesehatan dan keselamatan kerja serta kepatuhan terhadap standar untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi, dengan pengembangan soft skills yang difasilitasi melalui platform digital. Di sektor kesehatan, program pelatihan meliputi perawatan pasien hingga keahlian klinis, dengan materi pelatihan yang terus diperbarui untuk mengikuti perkembangan dalam industri perawatan Kesehatan.

Sementara itu, di sektor gaya hidup, pelatihan berfokus pada peningkatan layanan pelanggan, manajemen gedung, dan operasional untuk mendukung kepuasan pelanggan yang lebih baik.

Pada 2023, misalnya, seluruh karyawan mengikuti 702.071 jam pelatihan, atau rata-rata 41 jam per karyawan di seluruh segmen bisnis, dengan total biaya pelatihan mencapai Rp 6,93 miliar. Karyawan di sektor kesehatan tercatat mengikuti rata-rata 47 jam pelatihan, lebih tinggi dibandingkan dengan sektor real estat dan gaya hidup, mengingat pentingnya pelatihan mendalam dalam prosedur medis serta keunggulan layanan dan protocol keselamatan kerja. Baca juga: Perkuat Hubungan dengan Stakeholders, Lippo Karawaci Gelar Ribuan Program

Selain itu, pada 2023, karyawan juga mengikuti 1.156 jam pelatihan mengenai ESG (Environmental, Social, and Governance) serta keterlibatan eksternal. Perusahaan telah menyelenggarakan lebih dari 900 jam pelatihan terkait ESG secara internal. LPKR berkomitmen untuk meningkatkan jumlah jam pelatihan ESG tahunan menjadi 1.600 jam pada tahun 2030.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!