Ini Strategi Bapanas Tekan Harga Cabai yang Tengah Meroket

Minggu, 09 Maret 2025 - 12:30 WIB
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menerapkan beberapa langkah untuk menekan harga cabai yang tinggi di Bulan Ramadan. FOTO/Ilustrasi
JAKARTA - Badan Pangan Nasional ( Bapanas ) terus berupaya menekan harga cabai yang mengalami kenaikan cukup tinggi di Bulan Ramadan agar kembali stabil. Salah satu langkah yang diambil Bapanas adalah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Menurut Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, langkah ini diambil pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk memastikan bahwa masyarakat dapat membeli pangan pokok dengan harga yang wajar.



Baca Juga: Mentan Amran Sebut Harga Cabai Berangsur Turun

"Bapanas bersama Dinas Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota melaksanakan kegiatan GPM, serta mendorong Gerakan Jual Cabai Harga Petani yang digagas Kementerian Pertanian, agar turut merambah ke wilayah yang bukan sentra produksi cabai," kata Arief, Minggu (9/3/2025).

Selain GPM, Bapanas juga mengupayakan stabilisasi harga cabai dengan program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Arief mengatakan, pemerintah baik pusat maupun daerah dalam hal ini hadir agar masyarakat dapat membeli bahan pangan pokok dengan harga yang wajar. "Jadi ini skema kerja sama antardaerah yang surplus dengan daerah yang sedang defisit dengan FDP ini," jelasnya.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan per 7 Maret 2025, indeks harga cabai rawit merah telah berada 49,97 persen melebihi Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen. Rerata harga secara nasional untuk cabai rawit merah berada di harga Rp85.482 per kilogram (kg).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!