Momentum Positif Pemain di Industri Asuransi saat Literasi Masyarakat Meningkat

Selasa, 11 Maret 2025 - 22:24 WIB

Strategi Penetrasi Pasar untuk Pacu Pertumbuhan Inklusi Asuransi

Berdasarkan data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) hingga semester I/2024, penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 0,8% dari PDB, dengan hanya 6,6% dari total populasi yang memiliki asuransi jiwa. Ini menunjukkan adanya peluang besar bagi industri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial dan menawarkan solusi proteksi finansial yang memadai.

Sepanjang periode Januari hingga September 2024, industri asuransi jiwa berhasil mencatatkan total pendapatan yang baik, yakni mencapai Rp166,27 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 (yoy).

Salah satu pendorong utama pertumbuhan ini adalah kenaikan total pendapatan premi sebesar 0,2%, dengan nilai mencapai Rp132,27 triliun. Yang patut diperhatikan, pendapatan premi dari jalur distribusi bancassurance tetap menjadi tulang punggung industri asuransi jiwa, dengan kontribusi sebesar Rp57,7 triliun.

Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) BCA Life, Eva Agrayani mengatakan, meskipun tahun 2024 merupakan tahun politik dan diwarnai dengan berbagai tantangan, termasuk dinamika pasar yang fluktuatif dan persaingan yang semakin ketat, BCA Life tetap optimis dapat mencatatkan kinerja keuangan yang lebih baik dan bahkan melampaui target di tahun 2025 dengan fokus utama Perusahaan untuk melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia melalui jalur distribusi bancassurance.

“Memasuki tahun 2025, kami di BCA Life memandang masa depan dengan penuh optimisme. Industri asuransi jiwa di Indonesia terus menunjukkan potensi yang besar, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan dan perencanaan keuangan. Kami yakin dengan peningkatan tren masyarakat membeli produk asuransi melalui bank atau bancassurance yang setiap tahun terus bertumbuh positif akan menjadi katalis positif bagi BCA Life di tahun 2025 ini,” ujarnya.

Sebelumnya pada Desember 2024 lalu BCA Life bekerja sama dengan Bank BCA baru saja menghadirkan produk Safety Guard Critical Cover (STAR). Produk ini merupakan asuransi kesehatan tradisional tahunan yang memberikan perlindungan terhadap 135 kondisi penyakit kritis dan jiwa dengan Uang Pertanggungan yang ditawarkan mulai dari Rp500 juta hingga Rp2 miliar.

Terlebih produk STAR juga memiliki fitur no claim bonus, yang bisa dimanfaatkan nasabah jika tidak terjadi klaim setiap periode 10 tahunan. Baca Juga: Pasarkan lewat Kanal Digital, BCA Life Pelindung Penyakit Kritis

“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang kuat dengan Grup BCA, teknologi yang terus berkembang, dan fokus pada pelayanan yang berkualitas, kami tidak hanya akan tumbuh sebagai perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan industri asuransi jiwa secara keseluruhan. Tahun 2025 adalah tahun untuk membangun fondasi yang lebih kuat, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” tutup Eva.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!