Resesi Amerika Makin Dekat? Inflasi Diramal Sentuh Level Tertinggi sejak 1991
Sabtu, 15 Maret 2025 - 22:18 WIB
"Sementara kondisi ekonomi saat ini sedikit berubah, ekspektasi ke depannya memburuk di berbagai aspek ekonomi, termasuk keuangan pribadi, pasar tenaga kerja, inflasi, kondisi bisnis, dan pasar saham," kata direktur Survei Konsumen Universitas Michigan, Joanne Hsu dalam keterangannya.
"Banyak konsumen mencemaskan ketidakpastian yang tinggi terkait kebijakan dan faktor ekonomi lainnya," sambungnya.
Hsu menambahkan, perubahan yang sering terjadi dalam kebijakan ekonomi membuatnya "sangat sulit" bagi konsumen untuk merencanakan masa depan dan karena itu menjadi sentimen negatif. Jatuhnya sentimen konsumen belum lama ini terjadi ketika pemerintahan Trump yang baru telah menampar tarif impor kepada beberapa negara, dan mendapatkan balasan.
Uni Eropa dan Kanada menerapkan tarif pembalasan terhadap Amerika Serikat.cPerang tarif sebagian besar belum termasuk dalam data inflasi terbaru.
Awal pekan ini, sebuah laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) "inti" - yang melacak perubahan harga yang dilihat perusahaan dan tidak termasuk makanan dan energi - naik 3,4% dari tahun sebelumnya, turun dari 3,6% yang terlihat pada Januari.
"Banyak konsumen mencemaskan ketidakpastian yang tinggi terkait kebijakan dan faktor ekonomi lainnya," sambungnya.
Hsu menambahkan, perubahan yang sering terjadi dalam kebijakan ekonomi membuatnya "sangat sulit" bagi konsumen untuk merencanakan masa depan dan karena itu menjadi sentimen negatif. Jatuhnya sentimen konsumen belum lama ini terjadi ketika pemerintahan Trump yang baru telah menampar tarif impor kepada beberapa negara, dan mendapatkan balasan.
Uni Eropa dan Kanada menerapkan tarif pembalasan terhadap Amerika Serikat.cPerang tarif sebagian besar belum termasuk dalam data inflasi terbaru.
Awal pekan ini, sebuah laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) "inti" - yang melacak perubahan harga yang dilihat perusahaan dan tidak termasuk makanan dan energi - naik 3,4% dari tahun sebelumnya, turun dari 3,6% yang terlihat pada Januari.
Lihat Juga :