Lestarikan Terumbu Karang, PHE ONWJ Kembangkan Inovasi Paranje

Minggu, 16 Maret 2025 - 11:14 WIB
Program tersebut juga menegaskan komitmen PHE ONWJ dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya perlindungan ekosistem laut. PHE ONWJ turut berbagi bahwa paranje-paranje tersebut diproduksi oleh sekelompok warga lokal yang bekerja di sekitar muara Sungai Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Karawang.

Proses pembuatan paranje melibatkan pencampuran semen yang dituangkan ke dalam cetakan berbentuk kubah dengan diameter sekitar 0,5 meter dan tinggi sekitar 1 meter. Cetakan-cetakan tersebut memiliki lubang-lubang di permukaannya yang berfungsi untuk mempermudah sirkulasi nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan terumbu karang untuk tumbuh. Warga setempat menyebutnya paranje yang bentuknya mirip dengan kurungan ayam.

Baca Juga: Terapkan Teknologi EVE Ejector, PHE ONWJ Optimalkan Produksi Gas

Setelah empat minggu pengeringan, paranje siap digunakan sebagai struktur karang buatan yang membantu terumbu karang menempel dan berkembang. Struktur ini juga dirancang untuk memberikan stabilitas yang baik di bawah air, sehingga mengurangi risiko terangkatnya paranje akibat arus bawah laut. Dengan bobot sekitar 70 hingga 80 kilogram per unit, paranje ini memerlukan bantuan dua orang dewasa untuk dipindahkan ke perahu dan sejumlah orang lagi untuk menenggelamkannya ke dasar laut.

Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pelestarian terumbu karang di kawasan Pantai Tangkolak serta memperkuat komitmen PHE ONWJ dalam mendukung keberlanjutan lingkungan laut Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!