Tanaman Hias yang Mengubah Hidup Sueb di Tajurhalang Bogor

Jum'at, 28 Maret 2025 - 21:11 WIB
“Kalau anak sekarang tinggal buka Google, langsung tahu nama tanaman. Saya dulu harus belajar sendiri,” ujarnya. Namun, berkat keuletan dan dukungan teman-teman, ia berhasil mengembangkan usahanya hingga saat ini.

Sueb Berkembang Bersama BRI



Tahun 2010 menjadi titik balik bagi Pak Sueb. Saat itu, ia memberanikan diri mengajukan pinjaman Rp30 juta ke BRI. “Alhamdulillah berjalan lancar. Saya jadi nasabah yang dipercaya. Sekarang mau pinjam berapa pun dikasih,” katanya sambil tertawa. Kepercayaan ini semakin diperkuat dengan keikutsertaannya dalam program Klasterku Hidupku pada 2024.

Melalui program ini, ia diperkenalkan dengan para pelaku usaha sejenis dan berkesempatan memperluas jaringan. “Dengan ikut program BRI, saya akan dipertemukan dengan orang-orang yang bergerak di bidang yang sama,” ujarnya. Harapannya, dengan dukungan ini, ia bisa lebih dikenal oleh pihak-pihak besar, termasuk instansi seperti Dinas Pekerjaan Umum.

Saat ini, tanaman paling laris di tempatnya adalah Ketapang Kencana, yang dijual mulai dari Rp25 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung ukuran. Disusul Palem Jepang dan Palem Kuning yang harganya berkisar Rp30 ribu hingga Rp500 ribu. Sebagian besar tanaman ia tanam dari bibit, sementara sebagian lainnya diperoleh dari masyarakat sekitar yang butuh menjual tanaman mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!