Analis Sebut Kebijakan Isolasionis AS Bisa Percepat Dedolarisasi

Sabtu, 29 Maret 2025 - 17:01 WIB
"Hambatan untuk menarik dukungan di saat tekanan keuangan sistemik tampaknya sangat tinggi," kata analis George Saravelos dan Oliver Harvey dalam sebuah catatan kepada klien, menilai kemungkinan skenario dan mengutip artikel Reuters.

Tanpa dukungan Fed, dalam jangka pendek, "perebutan likuiditas dolar akan mendorong biaya pendanaan dolar lebih tinggi, yang mengarah pada apresiasi tajam dolar AS." Namun, tekanan keuangan akan menyebar ke sistem keuangan AS juga, mereka menambahkan, dan efek limpahan dapat mencakup "penjualan aset AS secara besar-besaran."

Meskipun Fed independen, "pemerintah AS dapat memiliki pengaruh tidak langsung baik melalui persuasi moral maupun penunjukan dewan pengurus Fed," kata para analis. "AS secara teori dapat menggunakan ketersediaan jalur swap-nya secara selektif, sebagai imbalan untuk tujuan kebijakan lainnya."

Bagi Jane Foley, kepala strategi valas Rabobank, pertanyaan dari beberapa pejabat bank sentral dan pengawas Eropa mengenai dukungan dolar oleh Fed menunjukkan "perubahan besar" dalam hubungan antara AS dan sekutu Eropa selama beberapa bulan terakhir dan "lingkup pengaruh yang mengganggu dari Presiden AS."

Baca Juga: Bill Gates Beri Peringatan: AI Akan Ambil Alih Pekerjaan Manusia, Kecuali 2 Profesi Ini!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!