Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS
Sabtu, 05 April 2025 - 07:50 WIB
China, salah satu mitra dagang terbesar AS, mendesak pemerintahan Trump untuk segera membatalkan tarif tersebut dan menyelesaikan perselisihan dagang melalui konsultasi dengan cara yang setara, saling menghormati, dan saling menguntungkan.
"Tarif terbaru AS tidak sesuai dengan aturan perdagangan internasional, secara serius merugikan hak-hak dan kepentingan sah China, dan merupakan tindakan khas penindasan sepihak," ujar Kementerian Keuangan China dalam sebuah pernyataannya, dikutip dari NBC, Sabtu (4/4/2025).
"Hal ini tidak hanya merusak kepentingan AS tetapi juga membahayakan perkembangan ekonomi global dan stabilitas rantai pasokan."
"Tarif China untuk barang-barang AS akan mulai berlaku pada Kamis mendatang," kata kementerian tersebut. Tarif baru AS atas barang-barang China mulai berlaku pada Rabu. China juga membidik sektor pertanian AS dengan mengumumkan penangguhan impor produk ayam dari tiga perusahaan AS, dan impor sorgum dari C&D (USA) Inc, dengan alasan masalah kesehatan.
Kementerian Perdagangan China mengatakan telah mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WHO) atas tarif 34% yang diumumkan Trump pada hari Rabu.
"Tarif terbaru AS tidak sesuai dengan aturan perdagangan internasional, secara serius merugikan hak-hak dan kepentingan sah China, dan merupakan tindakan khas penindasan sepihak," ujar Kementerian Keuangan China dalam sebuah pernyataannya, dikutip dari NBC, Sabtu (4/4/2025).
"Hal ini tidak hanya merusak kepentingan AS tetapi juga membahayakan perkembangan ekonomi global dan stabilitas rantai pasokan."
"Tarif China untuk barang-barang AS akan mulai berlaku pada Kamis mendatang," kata kementerian tersebut. Tarif baru AS atas barang-barang China mulai berlaku pada Rabu. China juga membidik sektor pertanian AS dengan mengumumkan penangguhan impor produk ayam dari tiga perusahaan AS, dan impor sorgum dari C&D (USA) Inc, dengan alasan masalah kesehatan.
Kementerian Perdagangan China mengatakan telah mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WHO) atas tarif 34% yang diumumkan Trump pada hari Rabu.
Lihat Juga :