Efek Tarif Trump, Harga Minyak Merosot ke USD65 Pertama Kalinya Sejak 2021

Senin, 07 April 2025 - 08:21 WIB
Tarif pembalasan China terhadap barang-barang AS telah memperburuk perang dagang, yang membuat investor memperkirakan kemungkinan resesi yang lebih tinggi. China sebagai importir minyak terbesar di dunia, mengumumkan akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 34% untuk semua barang dari AS mulai 10 April.

Menurut Reuters, negara-negara di seluruh dunia telah mempersiapkan pembalasan setelah Trump menaikkan tarif ke level tertinggi dalam lebih dari satu abad. Selain tarif, faktor lain yang semakin menekan harga minyak adalah keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara-negara sekutunya untuk mempercepat rencana peningkatan produksi.

Baca Juga: Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS

Kelompok ini kini bertujuan untuk menambah 411.000 barel per hari ke pasar pada Mei, lebih tinggi dibandingkan dengan rencana sebelumnya yang hanya 135.000 barel per hari.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!