Gedung Putih: Lebih dari 75 Negara Coba Negosiasi Tarif dengan AS
Minggu, 13 April 2025 - 12:02 WIB
Ketika ditanya apakah ini berarti China mundur, Leavitt mengatakan presiden AS telah menjelaskan dengan sangat jelas bahwa "ketika Amerika Serikat dipukul, dia akan meninju balik lebih keras."
Leavitt mengatakan pemerintah tetap terbuka untuk negosiasi, Ia mengklaim Trump akan "bermurah hati jika China berniat membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat,". Akan tetapi Ia menambahkan tanpa menjelaskan lebih lanjut, "Jika China terus membalas, itu tidak baik untuk China."
Baca Juga: Trump Tambah Tarif Impor dari China Jadi 145%, Importir AS Kocar-kacir
Dia juga menolak kritikus yang mengatakan pemerintah AS tidak mendorong China cukup keras dengan tarif, dengan mengatakan "Trump akhirnya mengambil tindakan berani dan berani."
Leavitt menambahkan bahwa baik Demokrat maupun Republik telah berbicara keras tentang China selama bertahun-tahun, tetapi "tidak ada presiden lain yang memiliki keberanian, etos kerja, atau stamina untuk mengambil tugas seperti itu."
Leavitt mengatakan pemerintah tetap terbuka untuk negosiasi, Ia mengklaim Trump akan "bermurah hati jika China berniat membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat,". Akan tetapi Ia menambahkan tanpa menjelaskan lebih lanjut, "Jika China terus membalas, itu tidak baik untuk China."
Baca Juga: Trump Tambah Tarif Impor dari China Jadi 145%, Importir AS Kocar-kacir
Dia juga menolak kritikus yang mengatakan pemerintah AS tidak mendorong China cukup keras dengan tarif, dengan mengatakan "Trump akhirnya mengambil tindakan berani dan berani."
Leavitt menambahkan bahwa baik Demokrat maupun Republik telah berbicara keras tentang China selama bertahun-tahun, tetapi "tidak ada presiden lain yang memiliki keberanian, etos kerja, atau stamina untuk mengambil tugas seperti itu."
(akr)
Lihat Juga :