Bakal Jadi Pesaing China, Negara Ini Menemukan Deposit Logam Tanah Jarang 20 Juta Ton
Senin, 14 April 2025 - 12:21 WIB
Meski begitu tidak disebutkan perusahaan mana yang dapat mengembangkan situs, atau kapan bakal dilakukan pengembangan.
Rare earth atau mineral logam tanah jarang merupakan unsur yang dipandang penting untuk ekonomi masa depan. Tanah jarang terdiri dari 17 bahan baku yang penting untuk transisi energi hijau dan sangat dicari oleh banyak negara seperti China, Rusia, Amerika Serikat, dan Eropa.
"Sampai hari ini, ini adalah deposit tanah jarang terbesar di Kazakhstan," kata juru bicara kementerian perindustrian kepada AFP.
Pengumuman penemuan itu mencuat menjelang KTT Uni Eropa-Asia Tengah pertama, yang dimulai di Uzbekistan. Uni Eropa, Rusia, China, dan Turki termasuk di antara mereka yang bersaing untuk mendapatkan pengaruh di kawasan yang kaya sumber daya itu.
KTT ini akan mempertemukan para pemimpin lima negara Asia Tengah – Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan – dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dan Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa.
Rare earth atau mineral logam tanah jarang merupakan unsur yang dipandang penting untuk ekonomi masa depan. Tanah jarang terdiri dari 17 bahan baku yang penting untuk transisi energi hijau dan sangat dicari oleh banyak negara seperti China, Rusia, Amerika Serikat, dan Eropa.
"Sampai hari ini, ini adalah deposit tanah jarang terbesar di Kazakhstan," kata juru bicara kementerian perindustrian kepada AFP.
Pengumuman penemuan itu mencuat menjelang KTT Uni Eropa-Asia Tengah pertama, yang dimulai di Uzbekistan. Uni Eropa, Rusia, China, dan Turki termasuk di antara mereka yang bersaing untuk mendapatkan pengaruh di kawasan yang kaya sumber daya itu.
KTT ini akan mempertemukan para pemimpin lima negara Asia Tengah – Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan – dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dan Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa.
Lihat Juga :