AS Menang Banyak? Ini Tawaran Indonesia dalam Negosiasi Tarif

Jum'at, 18 April 2025 - 10:38 WIB
Baca Juga: Balas Perang Tarif Trump, Presiden China Xi Jinping Galang Kekuatan di ASEAN

Selain itu, kerja sama terkait mineral strategis atau critical mineral juga ditawarkan, serta upaya mempermudah prosedur impor untuk produk-produk Amerika, termasuk produk kualitas kultura. Dalam sektor investasi, Indonesia mendorong agar kerja sama dilakukan secara business to business.

Lebih lanjut, Indonesia menekankan pentingnya penguatan kerja sama di sektor pengembangan sumber daya manusia, termasuk pendidikan, sains, teknologi, engineering, matematika, ekonomi digital, serta jasa keuangan (financial services) yang diharapkan dapat lebih menguntungkan Amerika Serikat.

Poin krusial lainnya yang diangkat Indonesia adalah penerapan tarif yang lebih kompetitif dibandingkan negara-negara pesaing. Airlangga menyoroti bahwa produk ekspor utama Indonesia seperti garmen, alas kaki, tekstil, furnitur, dan udang saat ini dikenakan tarif yang lebih tinggi dibandingkan beberapa negara pesaing di ASEAN maupun negara Asia lainnya.

Airlangga menegaskan, Pemerintah Indonesia berupaya untuk mencapai kesepakatan yang adil dan berimbang, serta menghindari dampak negatif dari kebijakan tarif AS terhadap ekspor nasional. Langkah-langkah yang diambil Indonesia mencerminkan strategi proaktif untuk menjaga akses pasar dan memperkuat kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!