PHR Kembangkan Desa Energi di Riau, Ubah Limbah Ternak Jadi Biogas

Jum'at, 25 April 2025 - 13:15 WIB
"Sejak ada biogas, limbah organik bisa dimanfaatkan. Kami tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga lebih hemat," ujar Ketua Kelompok Ternak Bhina Mukti Sari, Sudarman.

Ampas hasil biogas (bioslurry) juga dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang digunakan di lahan pertanian warga. Saat ini, bioslurry diaplikasikan di lahan seluas 14,8 hektare milik 18 petani.

Dampak Ekonomi



Program ini terbukti memberikan dampak ekonomi langsung. Setiap rumah tangga pengguna biogas rata-rata menghemat tiga tabung LPG per bulan atau sekitar Rp60 ribu hingga Rp75 ribu. Sementara petani menghemat pembelian pupuk kimia hingga Rp250 ribu per bulan.

Kelompok usaha Biotama Agung Lestari yang mengelola produk bioslurry juga mencatat omzet penjualan sebesar Rp61,6 juta sejak Oktober 2023. Produk pupuk organik cair dan padat mereka kini dipasarkan secara mandiri.

Baca Juga: China Negara Pertama yang Rutin Menggunakan Reaktor Nuklir Thorium
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!