Meski Ekonomi Lesu, Rupiah Semringah ke Rp16.761 Tersengat Tarif Trump

Selasa, 29 April 2025 - 16:26 WIB


Dia menambahkan, laporan Wall Street Journal menyebutkan bahwa kebijakan tersebut berarti produsen mobil yang membayar tarif otomotif Trump akan dibebaskan dari bea tambahan, termasuk pada komponen seperti baja dan aluminium.

Dari sisi geopolitik, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa semua lini pemerintahan AS tengah berhubungan dengan China, meskipun Beijing sebelumnya membantah adanya pembicaraan. Sementara itu, otoritas China menyerukan kesiapan menghadapi skenario terburuk tanpa mengumumkan langkah konkret tambahan.

Sentimen dari China diperkirakan akan mendapat konfirmasi lebih lanjut dari rilis data aktivitas manufaktur resmi dan Caixin pada Rabu (30/4), yang akan memberikan gambaran awal dampak kebijakan tarif terhadap sektor industri negara tersebut.

Dari dalam negeri, penguatan rupiah terjadi di tengah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025. Realisasi belanja negara hingga Maret 2025 hanya tumbuh 1,37 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp620,3 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!