Defisit Anggaran Rusia Diramal Meledak Capai Rp760 Triliun, Ini Sebabnya

Jum'at, 02 Mei 2025 - 06:11 WIB
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Rusia oleh kementerian untuk tahun 2025 tetap tidak berubah di angka 2,5%. Akan tetapi perkiraan inflasi telah dinaikkan dari 4,5% menjadi 7,6% pada akhir tahun. Rencana pengeluaran untuk tahun 2025 juga ditingkatkan sebesar 830 miliar rubel (USD10,1 miliar).

Baca Juga: Perang Dagang dan Penurunan Pendapatan Minyak Bikin Menkeu Rusia Was-was

Harga minyak Rusia diperkirakan telah menyusut dari USD69,7 menjadi USD56 per barel. Proyeksi pendapatan minyak dan gas akan berjumlah 8,32 triliun rubel (USD100,5 miliar), yang setara 3,7% dari PDB, kata kementerian.

Harga minyak global telah menurun dalam beberapa pekan terakhir karena peningkatan pasokan dan ketidakpastian ekonomi. Permintaan minyak melemah akibat diterpa perlambatan ekonomi global, dimana sebagian besar didorong oleh konflik perdagangan. Pada bulan April, harga minyak turun lebih dari 11%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!