Warren Buffett: Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Selasa, 06 Mei 2025 - 07:30 WIB
Pernyataan Buffett semakin menguatkan spekulasi bahwa dolar AS kehilangan daya tarik sebagai aset safe haven. Sejak 2023, BRICS gencar mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi global untuk mengurangi ketergantungan pada dolar.
Analis menilai, jika investor sekaliber Buffett mulai beralih ke mata uang non-AS, hal itu bisa menjadi titik balik bagi sistem keuangan global.
"Ini sinyal kuat bahwa bahkan pelaku pasar AS pun mulai meragukan masa depan dolar," ujar Ekonom Senior Bank Mandiri, Andry Asmoro.
Meski demikian, transisi dari dolar AS tidak akan terjadi dalam waktu singkat. Namun, semakin banyaknya negara dan investor yang mencari alternatif mata uang lokal seperti yuan China atau rupee India berpeluang mengisi celah yang ditinggalkan dolar.
Analis menilai, jika investor sekaliber Buffett mulai beralih ke mata uang non-AS, hal itu bisa menjadi titik balik bagi sistem keuangan global.
"Ini sinyal kuat bahwa bahkan pelaku pasar AS pun mulai meragukan masa depan dolar," ujar Ekonom Senior Bank Mandiri, Andry Asmoro.
Meski demikian, transisi dari dolar AS tidak akan terjadi dalam waktu singkat. Namun, semakin banyaknya negara dan investor yang mencari alternatif mata uang lokal seperti yuan China atau rupee India berpeluang mengisi celah yang ditinggalkan dolar.
(nng)
Lihat Juga :