Pakistan Jatuhkan Rafale India, Saham Produsen Jet Tempur J-10 China Melonjak

Kamis, 08 Mei 2025 - 15:17 WIB
Di sisi lain, J-10C memiliki kecepatan puncak yang lebih tinggi, yang memungkinkannya mencapai kecepatan lebih tinggi selama manuver tempur. Pesawat ini memiliki penampang radar yang jauh lebih rendah daripada varian sebelumnya yang meningkatkan kemampuan silumannya. Pesawat ini juga dikenal dengan rangkaian peperangan elektronik terintegrasinya, yang menyediakan kemampuan pengacauan dan penanggulangan tingkat lanjut, sehingga membuatnya lebih efektif dalam skenario peperangan elektronik.

Dari sisi biaya, jet Rafale yang harganya sekira USD100 juta (sekitar Rp1,65 triliun), menjadikannya salah satu jet tempur generasi ke-4 termahal di dunia. Sementara, harga J-10C, diperkirakan sekitar USD40-50 juta per unit, atau hanya separuh harga Rafale.

Dalam pertempuran udara-ke-udara, Rafale dan J-10C sama-sama unik menurut persyaratan misi. Rafale dilengkapi dengan sistem radar dan avionik canggih, yang memberinya kesadaran situasional yang unggul dan kemampuan untuk mendeteksi dan melacak beberapa target secara bersamaan. Rafale juga dilengkapi dengan rudal jarak jauh seperti Meteor, yang dapat menyerang target pada jarak hingga 150 kilometer.

Di sisi lain, J10C dilengkapi dengan rudal PL-15, yang memiliki jangkauan lebih dari 145 kilometer. Rudal PL-15 dianggap sebagai rudal udara-ke-udara tercanggih di dunia dengan pencari radar AESA. Rudal tersebut melampaui Meteor Prancis dan AIM-120D Amerika dalam hal kinerja, jangkauan, dan lebih mematikan, yang dibuktikan dengan kesuksesannya merontokkan Rafale AU India jika klaim Kementerian Pertahanan Pakistan benar-benar terbukti.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!