Rusia dan China Kebut Mega Proyek Pipa Gas Baru Berjuluk Power of Siberia 2

Jum'at, 09 Mei 2025 - 21:03 WIB
"Ada diskusi, proyek ini disepakati memang penting. Sejumlah pekerjaan sudah dilakukan, termasuk studi kelayakan... Para pemimpin memberikan instruksi untuk mempercepat proses," kata Novak, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri energi Rusia.

Moskow mengejar proyek tersebut karena berusaha untuk mendiversifikasi pasar ekspor energinya di tengah sanksi Barat dan berkurangnya permintaan Eropa. Bagi Beijing, pipa tersebut menjanjikan pasokan energi yang stabil untuk mendukung kebutuhan konsumsinya.

Rusia saat ini mengirimkan gas ke ekonomi terbesar Asia melalui pipa Power of Siberia, yang merupakan bagian dari perjanjian 30 tahun senilai USD400 miliar antara Gazprom dan CNPC yang dicapai pada tahun 2014.

Pengiriman mulai berjalan pada tahun 2019, dan saluran itu mencapai kapasitas operasional penuhnya pada bulan Desember, menjadikan Rusia pemasok gas alam terbesar ke China.

Seperti diketahui kerja sama ekonomi antara kedua negara terus meningkat ,meskipun ada sanksi Barat yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Moskow. Keuntungan bilateral antara Rusia dan China mencapai rekor tertinggi mencapai USD245 miliar pada tahun 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!