Peluang Emas, Nilai Perdagangan Indonesia-AS Bisa Tembus Rp1.321 Triliun
Senin, 12 Mei 2025 - 12:58 WIB
Kadim optimistis nilai perdagangan Indonesia-AS terus mengalami peningkatan. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mengungkapkan optimisme bahwa nilai perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dapat mencapai USD80 miliar atau sekitar Rp1.321 triliun. Hal ini diharapkan dapat terwujud setelah negosiasi tarif resiprokal antara kedua negara.
Anindya menjelaskan bahwa saat ini nilai perdagangan Indonesia-AS berada di kisaran USD40 miliar, dengan ekspor Indonesia ke AS mencapai USD25 miliar dan impor dari AS sebesar USD13 miliar. Ia menilai jika negosiasi berjalan baik, nilai perdagangan dapat meningkat dua kali lipat dalam waktu 2-3 tahun ke depan.
"Prediksi kami di Kadin, jika kita pandai dalam menyiasati, nilai perdagangan bisa mencapai USD80 miliar dalam 2-3 tahun. Dalam empat tahun, kami optimistis bisa mencapai USD120 miliar," ujar dia dalam keterangannnya, Senin (12/5).
Baca Juga: Tingkatkan Kerja Sama, Perdagangan Indonesia-Jepang Capai USD35,6 Miliar di 2024
Anindya menjelaskan bahwa saat ini nilai perdagangan Indonesia-AS berada di kisaran USD40 miliar, dengan ekspor Indonesia ke AS mencapai USD25 miliar dan impor dari AS sebesar USD13 miliar. Ia menilai jika negosiasi berjalan baik, nilai perdagangan dapat meningkat dua kali lipat dalam waktu 2-3 tahun ke depan.
"Prediksi kami di Kadin, jika kita pandai dalam menyiasati, nilai perdagangan bisa mencapai USD80 miliar dalam 2-3 tahun. Dalam empat tahun, kami optimistis bisa mencapai USD120 miliar," ujar dia dalam keterangannnya, Senin (12/5).
Baca Juga: Tingkatkan Kerja Sama, Perdagangan Indonesia-Jepang Capai USD35,6 Miliar di 2024
Lihat Juga :