Kontraksi Ekonomi Indonesia Tidak Sedalam India, Perlukah Disyukuri?

Senin, 07 September 2020 - 14:39 WIB
Kita bayangkan, ada 213 negara terdampak, termasuk Indonesia. Namun perlu diperhatikan, meski di kuartal II 2020 ekonomi RI terkontraksi -5,32%, tapi tidak separah India. Foto/Dok
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak Maret lalu sangat berimbas bukan hanya pada sektor kesehatan, tapi juga perekonomian global . Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, bahwa Indonesia juga tidak terkecuali menjadi negara yang ekonominya terpengaruh.

(Baca Juga: Indonesia Diambang Resesi, Pemerintah, BI, dan OJK Harus Solid)



"Kita bayangkan, ada 213 negara terdampak, termasuk Indonesia. Namun perlu diperhatikan, meski di kuartal II 2020 ekonomi kita terkontraksi -5,32%, tapi kita tidak separah India," ujar Iskandar dalam 'Sosialisasi Virtual Permenko Nomor 15 dan Permenko Nomor 16 Tahun 2020 di Wilayah Jawa' di Jakarta, Senin (7/9/2020).

Dia mengatakan, pada hari Jumat kemarin, India baru saja menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal II-nya mengalami kontraksi yang amat dalam. "Ekonomi mereka terkontraksi hingga -29,3%, dibandingkan kuartal I nya dimana mereka tumbuh positif 4,4%. Ini terjadi juga karena mereka cepat sekali mengadakan lockdown, sehingga lonjakannya ke bawah sangat dalam," ungkap Iskandar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!