AHY: Kerja Sama Multilateral Mulai Ditinggalkan Imbas Perang Tarif AS

Kamis, 15 Mei 2025 - 20:55 WIB
Lebih lanjut, meski organisasi multilateral seperti G20, WTO, atau APEC masih ada, perannya semakin terpinggirkan. "Forumnya eksis, pertemuan tetap berjalan, tapi sering hanya jadi formalitas. Setiap negara kini mengutamakan kepentingannya sendiri, seperti 'America First' atau 'Indonesia First'," jelas AHY.

Dia menegaskan, Indonesia harus cerdas dalam memilih mitra dan memposisikan diri di tengah perubahan ini. "Kita tidak boleh salah langkah. Jika kerja sama multilateral melemah, risiko ketidakpastian ekonomi global akan meningkat," tegasnya.

Baca Juga: Buka MNC Forum ke-69, HT: Pertama Kali Datangkan Narasumber Unsur Politik

Pihaknya mengakui, kerja sama bilateral memang lebih cepat dan fleksibel dalam merespons dinamika global. Namun, ia mengingatkan bahwa kurangnya koordinasi multilateral dapat memicu persaingan tidak sehat dan proteksionisme.

Dia pun menekankan pentingnya strategi luar negeri yang adaptif. "Indonesia harus aktif membangun kemitraan, baik bilateral maupun multilateral, sambil tetap menjaga kedaulatan ekonomi," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!