Pakistan Simpan Harta Karun Senilai Rp1.300 Triliun, Tak Habis dalam 37 Tahun

Minggu, 18 Mei 2025 - 07:38 WIB
Reko Diq juga diproyeksikan memberikan dampak sosial signifikan. Sejak 2022, lebih dari USD5,3 juta telah diinvestasikan untuk pendidikan, layanan kesehatan, akses air bersih, dan pelatihan keterampilan masyarakat. Pada masa konstruksi, proyek ini diperkirakan menyerap sekitar 7.500 tenaga kerja. Setelah beroperasi, tersedia 4.000 posisi pekerjaan jangka panjang dengan 77% karyawan ditargetkan berasal dari Balochistan.

Baca Juga: Seorang Petani Temukan Harta Karun Emas Lebih dari 150 Ton Senilai Rp73,4 Triliun

Untuk menjamin akuntabilitas, pemerintah membentuk dewan pengelola proyek yang diketuai oleh Sekretaris Utama Balochistan. Dewan ini terdiri dari unsur pemerintah daerah, Departemen Pertambangan dan Mineral, Barrick Gold, serta badan usaha milik negara. Mereka akan memantau kemajuan proyek secara berkala setiap tiga bulan.

Pemerintah Pakistan menegaskan, Reko Diq akan menjadi tonggak penting pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah dengan menyediakan lapangan kerja berkelanjutan dan memperkuat ekonomi lokal dalam jangka panjang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!