Chevron Mau Masuk Lagi ke Indonesia, Incar Blok-blok Migas Raksasa
Rabu, 21 Mei 2025 - 10:39 WIB
Pemerintah Indonesia menargetkan lelang 60 wilayah kerja migas dalam dua tahun ke depan, sebagian besar berada di wilayah Timur Indonesia. Hal ini membuka peluang besar bagi perusahaan global untuk melakukan eksplorasi dan pengembangan lapangan baru.
Djoko menambahkan, pemerintah telah menyediakan data dan teknologi yang memadai untuk mendukung investor dalam melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan. Selain itu, kebijakan fiskal dan perizinan yang fleksibel juga menjadi daya tarik utama bagi para pelaku usaha.
Baca Juga: Prabowo: Dalam 5 Tahun Harus Swasembada BBM, Tak Perlu Impor!
Indonesia memiliki sekitar 120 cekungan sedimen yang memiliki potensi migas. Namun baru sekitar 50% yang telah dieksplorasi. Wilayah kerja di Papua seperti Bobara, Gaea I dan II serta Akimeugah I dan II dinilai memiliki peluang penemuan lapangan migas besar.
Chevron sempat mengelola Blok Rokan merupakan salah satu blok dengan produksi harian minyak terbesar di Indonesia sebelum dialihkan ke PT Pertamina Hulu Rokan pada 2021. Selain itu, Chevron juga sebelumnya menjadi operator proyek IDD sebelum digantikan perusahaan asal Italia, ENI.
Djoko menambahkan, pemerintah telah menyediakan data dan teknologi yang memadai untuk mendukung investor dalam melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan. Selain itu, kebijakan fiskal dan perizinan yang fleksibel juga menjadi daya tarik utama bagi para pelaku usaha.
Baca Juga: Prabowo: Dalam 5 Tahun Harus Swasembada BBM, Tak Perlu Impor!
Indonesia memiliki sekitar 120 cekungan sedimen yang memiliki potensi migas. Namun baru sekitar 50% yang telah dieksplorasi. Wilayah kerja di Papua seperti Bobara, Gaea I dan II serta Akimeugah I dan II dinilai memiliki peluang penemuan lapangan migas besar.
Chevron sempat mengelola Blok Rokan merupakan salah satu blok dengan produksi harian minyak terbesar di Indonesia sebelum dialihkan ke PT Pertamina Hulu Rokan pada 2021. Selain itu, Chevron juga sebelumnya menjadi operator proyek IDD sebelum digantikan perusahaan asal Italia, ENI.
(nng)
Lihat Juga :