Chevron Mau Masuk Lagi ke Indonesia, Incar Blok-blok Migas Raksasa

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:39 WIB
loading...
Chevron Mau Masuk Lagi...
Sebuah anjungan minyak lepas pantai terlihat saat sekelompok orang membantu membersihkan pantai di Huntington Beach, California, AS, 14 November 2024. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Perusahaan minyak asal Amerika Serikat (AS), Chevron tertarik kembali berinvestasi dan mengelola blok-blok minyak dan gas (migas) besar di Indonesia.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, mengungkapkan Chevron saat ini sedang mencari blok-blok migas dengan potensi cadangan gas sekitar 15 triliun kaki kubik (Tcf). Evaluasi awal terhadap beberapa aset potensial tersebut sedang dilakukan.

Baca Juga: Bahlil Blak-blakan Ungkap Banyak Blok Migas Telantar, Minta Ini ke Prabowo

Chevron sebelumnya sempat hengkang dari Indonesia pada 2023 ketika melepas sahamnya di proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) di Selat Makassar, yang terdiri dari proyek Bangka dan Gendalo-Gehem dengan cadangan gas hampir 3 Tcf. Perubahan desain fasilitas membuat pengembangan proyek tersebut terhenti sehingga Chevron memilih keluar.

Juru bicara Chevron Asia Pasifik, Cameron Van Ast, mengatakan perusahaan secara rutin melakukan pendekatan dengan SKK Migas, namun belum membahas rincian keterlibatan lebih lanjut. "Kami tidak membahas detail keterlibatan ini sesuai kebijakan internal," ujar dia dikutip dari Reuters, Rabu (21/5).

Selain Chevron, beberapa raksasa migas dunia lain seperti TotalEnergies dan Shell juga menunjukkan minat untuk kembali berinvestasi di sektor hulu migas Indonesia. TotalEnergies bahkan sedang menjajaki peluang akuisisi blok eksplorasi Bobara di Papua.

Pemerintah Indonesia menargetkan lelang 60 wilayah kerja migas dalam dua tahun ke depan, sebagian besar berada di wilayah Timur Indonesia. Hal ini membuka peluang besar bagi perusahaan global untuk melakukan eksplorasi dan pengembangan lapangan baru.

Djoko menambahkan, pemerintah telah menyediakan data dan teknologi yang memadai untuk mendukung investor dalam melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan. Selain itu, kebijakan fiskal dan perizinan yang fleksibel juga menjadi daya tarik utama bagi para pelaku usaha.

Baca Juga: Prabowo: Dalam 5 Tahun Harus Swasembada BBM, Tak Perlu Impor!

Indonesia memiliki sekitar 120 cekungan sedimen yang memiliki potensi migas. Namun baru sekitar 50% yang telah dieksplorasi. Wilayah kerja di Papua seperti Bobara, Gaea I dan II serta Akimeugah I dan II dinilai memiliki peluang penemuan lapangan migas besar.

Chevron sempat mengelola Blok Rokan merupakan salah satu blok dengan produksi harian minyak terbesar di Indonesia sebelum dialihkan ke PT Pertamina Hulu Rokan pada 2021. Selain itu, Chevron juga sebelumnya menjadi operator proyek IDD sebelum digantikan perusahaan asal Italia, ENI.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Rekomendasi
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Berita Terkini
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved