Dapat Anggota Baru, BRICS New Development Bank Makin Kuat
Sabtu, 24 Mei 2025 - 07:54 WIB
Rousseff menekankan, komitmen lembaga tersebut untuk membiayai bersama proyek-proyek pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan standar hidup dan mempromosikan kemajuan ekonomi.
Menteri Keuangan Aljazair, Abdelkrim Bouzred menekankan, “Keanggotaan ini adalah bukti keyakinan kami terhadap peran vital lembaga ini dalam membiayai pembangunan global, dan statusnya sebagai pemain kunci yang mampu menyediakan solusi alternatif dan inovatif untuk mendorong pertumbuhan dan ketahanan ekonomi negara-negara anggotanya.”
Pada tahun 2023, Algeria menjadi salah satu dari empat negara yang naik peringkat dalam klasifikasi Bank Dunia dari status pendapatan rendah menjadi pendapatan menengah atas. Menurut Presiden Abdelmadjid Tebboune, Aljazair hampir menghilangkan utang luar negerinya.
Aljazair juga tidak memerlukan pinjaman dari organisasi eksternal, dan secara aktif mendiversifikasi produksi non-hidrokarbon untuk mencapai swasembada di berbagai sektor. Baik Dana Moneter Internasional (IMF) maupun Bank Dunia mengklasifikasikan Algeria sebagai ekonomi terbesar ketiga di Afrika, setelah Afrika Selatan dan Mesir.
Terkait bergabungnya Aljazair dengan NDB, Kepala Pusat Studi Afrika di Sekolah Tinggi Ekonomi Moskow, Andrey Maslov mengatakan kepada RT: “Bagi BRICS, bergabungnya Aljazair ke bank adalah kabar baik. Negara ini memiliki riwayat kredit yang baik, surplus perdagangan, dan sedikit utang," ucapnya.
Menteri Keuangan Aljazair, Abdelkrim Bouzred menekankan, “Keanggotaan ini adalah bukti keyakinan kami terhadap peran vital lembaga ini dalam membiayai pembangunan global, dan statusnya sebagai pemain kunci yang mampu menyediakan solusi alternatif dan inovatif untuk mendorong pertumbuhan dan ketahanan ekonomi negara-negara anggotanya.”
Pada tahun 2023, Algeria menjadi salah satu dari empat negara yang naik peringkat dalam klasifikasi Bank Dunia dari status pendapatan rendah menjadi pendapatan menengah atas. Menurut Presiden Abdelmadjid Tebboune, Aljazair hampir menghilangkan utang luar negerinya.
Aljazair juga tidak memerlukan pinjaman dari organisasi eksternal, dan secara aktif mendiversifikasi produksi non-hidrokarbon untuk mencapai swasembada di berbagai sektor. Baik Dana Moneter Internasional (IMF) maupun Bank Dunia mengklasifikasikan Algeria sebagai ekonomi terbesar ketiga di Afrika, setelah Afrika Selatan dan Mesir.
Terkait bergabungnya Aljazair dengan NDB, Kepala Pusat Studi Afrika di Sekolah Tinggi Ekonomi Moskow, Andrey Maslov mengatakan kepada RT: “Bagi BRICS, bergabungnya Aljazair ke bank adalah kabar baik. Negara ini memiliki riwayat kredit yang baik, surplus perdagangan, dan sedikit utang," ucapnya.
Lihat Juga :