Ditemukan Harta Karun Mineral Tersembunyi di Andes! 32 Juta Ons Emas, dan 13 Juta Ton Tembaga

Jum'at, 30 Mei 2025 - 13:59 WIB
Tapi kekhawatiran soal lingkungan tetap ada dan sulit hilang. Dalam sebuah laporan dari Dialogue Earth, NGO Fundación Ambiente y Recursos Naturales (FARN) menuding Lundin Group melanggar Undang-Undang Glacier negara tersebut, yang melarang lubang tambang di dalam area periglacier. Tercatat bahwa sekitar 70% air minum negara tersebut berasal dari glasier.

Baca Juga: Mengejutkan, Ditemukan Harta Karun Emas dari Batuan Vulkanik di Hawaii

Di sisi lain bahwa pertambangan itu sendiri membutuhkan banyak air. Misalnya, salah satu situs pertambangan terbesar di negara itu -La Alumbrera- disebutkan menggunakan 25 miliar liter air setiap tahun, yang setara dengan 34% dari air yang dikonsumsi oleh hampir setengah juta penduduk di daerah itu dalam setahun, menurut FARN.

Bukan rahasia lagi bahwa umat manusia membutuhkan mineral yang tersembunyi di dalam Bumi jika ingin memiliki harapan untuk bertransisi dari bahan bakar fosil. Namun dalam pencarian mineral tersebut, dilema kerusakan lingkungan juga membayangi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!