Penasihat Danantara Ray Dalio Rilis Buku Baru, Singgung Bahaya Utang dan Negara Bangkrut

Sabtu, 31 Mei 2025 - 17:42 WIB
Selain itu, Dalio mengkritik kebijakan proteksionis Trump, termasuk tarif impor terhadap China. Menurutnya, langkah tersebut justru mempercepat pergeseran kekuatan ekonomi global. "Negara-negara lain akan beradaptasi dan menciptakan aliansi baru, meninggalkan AS," tulisnya pada April lalu.

Buku ini menganalisis 35 kasus sejarah kehancuran negara, dari Kekaisaran Romawi hingga krisis Yunani 2010. Dalio membaginya dalam empat bagian, termasuk solusi untuk menghindari bencana. Namun, dia pesimistis dengan arah AS saat ini. "Krisis utang besar tidak terhindarkan jika pola ini terus berlanjut," tegasnya. "Para pembuat kebijakan sering abai hingga semuanya terlambat."

Baca Juga: Sindir Trump, Pidato Presiden Universitas Harvard Alan Garber Disambut Tepuk Tangan Meriah

Meski bernada suram, Dalio menawarkan jalan keluar, yakni reformasi fiskal, transparansi kebijakan, dan kerja sama global. Sayangnya, polarisasi politik AS dinilainya menghambat solusi tersebut. Buku ini telah memicu perdebatan di kalangan ekonom dan politisi. Sebagian memuji Dalio karena keberaniannya, sementara pendukung Trump menuduhnya terlalu dramatis.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!