Juara AIA Healthiest Schools 2025 Bakal Bertanding di Kancah Internasional
Senin, 02 Juni 2025 - 12:34 WIB
Maulani Mega Hapsari, S.IP, M.A., Direktur SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, mengatakan, "Program AIA Healthiest Schools sejalan dengan semangat inisiatif ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’ yang saat ini menjadi inisiatif nasional. Kami mengapresiasi langkah AIA Indonesia yang tidak hanya menyentuh wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah seperti Rote dan Belu, yang tentunya ini menunjukkan komitmen nyata terhadap pemerataan akses pendidikan yang sehat juga inklusif. Semoga inisiatif ini bisa menjadi upaya bersama dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua dalam rangka mencapai Generasi Emas Indonesia tahun 2045 .”
UPTD SDN Papela dari Nusa Tenggara Timur berhasil meraih juara pertama tingkat SD melalui proyek Ecolitera, sebuah inisiatif yang berhasil meningkatkan kemampuan literasi siswa hingga 70% dan mengubah perilaku membuang sampah di lingkungan sekolah melalui integrasi pengelolaan sampah dan literasi berbasis kreativitas lokal.
Untuk tingkat SMP, SMP Negeri 43 Bandung menjadi juara pertama melalui proyek Aplikasi Bejakeun, aplikasi pelaporan perundungan yang dirancang oleh guru dan melibatkan seluruh ekosistem sekolah dalam menciptakan ruang belajar yang aman dan inklusif.
Para pemenang akan menerima total hadiah sebesar USD 100.000 dalam bentuk sarana dan fasilitas sekolah yang akan didistribusikan untuk mempercepat dan memperluas dampak dari inisiatif yang telah mereka bangun. Selanjutnya, UPTD SDN Papela dan SMP Negeri 43 Bandung akan mewakili Indonesia pada kompetisi AIA Healthiest Schools 2025 tingkat regional yang akan dilaksanakan di Da Nang, Vietnam, Juli 2025 mendatang.
Dalam kompetisi AIA Healthiest Schools, para sekolah peserta merancang dan mengeksekusi suatu ide inovatif yang bertujuan untuk menjadikan lingkungan sekolah menjadi lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Ide-ide yang terinspirasi dari empat pilar utama AIA Healthiest Schools ini dimanifestasikan oleh para peserta ke dalam berbagai jenis proyek, mulai dari program pelestarian lingkungan dan gerakan hidup sehat berbasis berbagai aktivitas fisik hingga program-program yang membantu kesehatan mental para siswa.
UPTD SDN Papela dari Nusa Tenggara Timur berhasil meraih juara pertama tingkat SD melalui proyek Ecolitera, sebuah inisiatif yang berhasil meningkatkan kemampuan literasi siswa hingga 70% dan mengubah perilaku membuang sampah di lingkungan sekolah melalui integrasi pengelolaan sampah dan literasi berbasis kreativitas lokal.
Untuk tingkat SMP, SMP Negeri 43 Bandung menjadi juara pertama melalui proyek Aplikasi Bejakeun, aplikasi pelaporan perundungan yang dirancang oleh guru dan melibatkan seluruh ekosistem sekolah dalam menciptakan ruang belajar yang aman dan inklusif.
Para pemenang akan menerima total hadiah sebesar USD 100.000 dalam bentuk sarana dan fasilitas sekolah yang akan didistribusikan untuk mempercepat dan memperluas dampak dari inisiatif yang telah mereka bangun. Selanjutnya, UPTD SDN Papela dan SMP Negeri 43 Bandung akan mewakili Indonesia pada kompetisi AIA Healthiest Schools 2025 tingkat regional yang akan dilaksanakan di Da Nang, Vietnam, Juli 2025 mendatang.
Dalam kompetisi AIA Healthiest Schools, para sekolah peserta merancang dan mengeksekusi suatu ide inovatif yang bertujuan untuk menjadikan lingkungan sekolah menjadi lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Ide-ide yang terinspirasi dari empat pilar utama AIA Healthiest Schools ini dimanifestasikan oleh para peserta ke dalam berbagai jenis proyek, mulai dari program pelestarian lingkungan dan gerakan hidup sehat berbasis berbagai aktivitas fisik hingga program-program yang membantu kesehatan mental para siswa.
Lihat Juga :