Amerika Desak India Tinggalkan BRICS: 'Berbisnislah dengan AS'
Rabu, 04 Juni 2025 - 08:17 WIB
Selain persoalan militer, Lutnick menekankan pentingnya akses pasar. Amerika Serikat menginginkan agar bisnisnya mendapat akses yang lebih besar ke pasar India untuk mengurangi defisit perdagangan yang selama ini terjadi. "Kami ingin agar bisnis kami memiliki akses yang masuk akal ke pasar-pasar India," katanya.
Sebagai imbalannya, Lutnick menyebut India juga menginginkan akses khusus ke pasar Amerika Serikat. "India ingin memastikan mereka memiliki akses khusus ke pasar Amerika," ujarnya.
India secara terbuka menolak agenda dedolarisasi yang digaungkan oleh BRICS, dan pemerintah Modi menegaskan ingin menjaga hubungan baik dengan AS serta tidak mengubah kesepakatan perdagangan yang sudah ada. Hal ini penting mengingat pertumbuhan ekonomi India yang pesat dan ketergantungan pada transaksi bisnis dengan AS.
Baca Juga: AS Peringatkan Inggris dan Prancis agar Tidak Mengakui Negara Palestina
Lutnick juga menyinggung bahwa keputusan India untuk tetap membeli senjata dari Rusia dan bergabung dengan BRICS yang berupaya mengurangi dominasi dolar AS tidak benar-benar cara yang tepat untuk membangun persahabatan dan pengaruh di Amerika.
Sebagai imbalannya, Lutnick menyebut India juga menginginkan akses khusus ke pasar Amerika Serikat. "India ingin memastikan mereka memiliki akses khusus ke pasar Amerika," ujarnya.
India secara terbuka menolak agenda dedolarisasi yang digaungkan oleh BRICS, dan pemerintah Modi menegaskan ingin menjaga hubungan baik dengan AS serta tidak mengubah kesepakatan perdagangan yang sudah ada. Hal ini penting mengingat pertumbuhan ekonomi India yang pesat dan ketergantungan pada transaksi bisnis dengan AS.
Baca Juga: AS Peringatkan Inggris dan Prancis agar Tidak Mengakui Negara Palestina
Lutnick juga menyinggung bahwa keputusan India untuk tetap membeli senjata dari Rusia dan bergabung dengan BRICS yang berupaya mengurangi dominasi dolar AS tidak benar-benar cara yang tepat untuk membangun persahabatan dan pengaruh di Amerika.
Lihat Juga :