AS Memperpanjang Penangguhan Tarif Beberapa Produk China hingga 31 Agustus
Rabu, 04 Juni 2025 - 17:32 WIB
Menurut pemberitahuan dari Kantor Perwakilan Perdagangan AS (USTR) tertanggal 31 Mei, perpanjangan akan tetap berlaku selama tiga bulan tambahan. Perpanjangan ini berlaku untuk 164 barang dari China, termasuk komponen semikonduktor, perangkat keras telekomunikasi, barang dirgantara, dan bagian perangkat medis.
Pemberitahuan tersebut juga mempertahankan pengecualian untuk 14 kategori peralatan pembuatan panel surya China, seperti pemotong wafer dan laminator modul, yang diberikan pada September 2024. Tidak ada barang baru yang ditambahkan.
Perpanjangan tersebut mengikuti kesepakatan sementara yang dicapai antara AS dan China pada bulan Mei setelah beberapa pekan kenaikan tarif. Pada bulan April, Trump menaikkan tarif pada barang-barang asal China hingga setinggi 145%.
Trump mengklaim adanya ketidakseimbangan perdagangan yang tidak adil dengan China, yang langsung direspons oleh Beijing dengan penerapan tarif hingga 125%.
Di bawah kesepakatan yang dicapai pada bulan Mei, kedua negara setuju untuk menangguhkan sebagian besar tarif baru selama 90 hari sambil menunggu pembicaraan lebih lanjut, sambil mempertahankan tarif dasar 10% pada impor di atas tarif AS yang ada. Namun kedua belah pihak mengeluh bahwa pembicaraan mengalami hambatan.
Pemberitahuan tersebut juga mempertahankan pengecualian untuk 14 kategori peralatan pembuatan panel surya China, seperti pemotong wafer dan laminator modul, yang diberikan pada September 2024. Tidak ada barang baru yang ditambahkan.
Perpanjangan tersebut mengikuti kesepakatan sementara yang dicapai antara AS dan China pada bulan Mei setelah beberapa pekan kenaikan tarif. Pada bulan April, Trump menaikkan tarif pada barang-barang asal China hingga setinggi 145%.
Trump mengklaim adanya ketidakseimbangan perdagangan yang tidak adil dengan China, yang langsung direspons oleh Beijing dengan penerapan tarif hingga 125%.
Di bawah kesepakatan yang dicapai pada bulan Mei, kedua negara setuju untuk menangguhkan sebagian besar tarif baru selama 90 hari sambil menunggu pembicaraan lebih lanjut, sambil mempertahankan tarif dasar 10% pada impor di atas tarif AS yang ada. Namun kedua belah pihak mengeluh bahwa pembicaraan mengalami hambatan.
Lihat Juga :