Masa Depan Afrika Harus Bebas dari Warisan Kolonialisme, BRICS Jadi Pilihan
Rabu, 04 Juni 2025 - 22:14 WIB
Duta besar menunjukkan peran kelompok BRICS sebagai platform untuk memberdayakan Global South. Berbeda dengan aliansi yang dipimpin oleh Barat seperti NATO atau EU, BRICS mendorong inklusivitas dan saling menghormati tanpa memberlakukan syarat yang ketat pada anggotanya.
Ia menggambarkan kelompok BRICS, yang mencakup Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, di antara negara-negara lainnya, sebagai “sebuah platform terbuka di mana negara-negara setara dan dihormati.”
Zeynalova juga menekankan bahwa Rusia selalu melihat negara-negara Afrika sebagai mitra yang berharga daripada negara yang harus dieksploitasi.
Beralih ke Mauritius, duta besar Zeynalova juga menegaskan komitmen Rusia yang terus-menerus terhadap kedaulatan dan kemerdekaan negara pulau tersebut. "Rusia adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan dan kebebasan Mauritius," katanya, sembari menambahkan, "Di Rusia, kami mengingat semuanya."
Ia menggambarkan kelompok BRICS, yang mencakup Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, di antara negara-negara lainnya, sebagai “sebuah platform terbuka di mana negara-negara setara dan dihormati.”
Zeynalova juga menekankan bahwa Rusia selalu melihat negara-negara Afrika sebagai mitra yang berharga daripada negara yang harus dieksploitasi.
Beralih ke Mauritius, duta besar Zeynalova juga menegaskan komitmen Rusia yang terus-menerus terhadap kedaulatan dan kemerdekaan negara pulau tersebut. "Rusia adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan dan kebebasan Mauritius," katanya, sembari menambahkan, "Di Rusia, kami mengingat semuanya."
(akr)
Lihat Juga :