Masa Depan Afrika Harus Bebas dari Warisan Kolonialisme, BRICS Jadi Pilihan
Rabu, 04 Juni 2025 - 22:14 WIB
Ditegaskan juga olehnya bahwa generasi saat ini berhak mendapatkan kesempatan untuk hidup yang lebih baik dan berdaulat. "Waktu kolonialisme harus berakhir," lanjutnya.
Zeynalova mencatat, bahwa kemiskinan di Afrika tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga sangat mendalam terkait dengan kurangnya akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, air bersih, dan perawatan kesehatan.
Mengambil dari pengalamannya di Sudan, di mana putranya bekerja sebelum terjadinya konflik, Ia mengatakan sanksi telah melumpuhkan sektor pertanian, meskipun ada Sungai Nil. Zeynalova menambahkan, bahwa "Orang-orang di sana bertahan hidup dengan USD2 (setara Rp32.273) seminggu."
Baca Juga: Direktur Bank Sentral Brasil: BRICS Tak Cukup Besar untuk Meruntuhkan Dolar AS
Orang-orang di Sudan, menurut Zeynalova, memiliki keinginan yang jelas: “Tinggalkan kami sendiri. Berikan kami keamanan, obat-obatan, pendidikan. Kami dapat mengembangkan negara kami sendiri.”
Zeynalova mencatat, bahwa kemiskinan di Afrika tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga sangat mendalam terkait dengan kurangnya akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, air bersih, dan perawatan kesehatan.
Mengambil dari pengalamannya di Sudan, di mana putranya bekerja sebelum terjadinya konflik, Ia mengatakan sanksi telah melumpuhkan sektor pertanian, meskipun ada Sungai Nil. Zeynalova menambahkan, bahwa "Orang-orang di sana bertahan hidup dengan USD2 (setara Rp32.273) seminggu."
Baca Juga: Direktur Bank Sentral Brasil: BRICS Tak Cukup Besar untuk Meruntuhkan Dolar AS
Orang-orang di Sudan, menurut Zeynalova, memiliki keinginan yang jelas: “Tinggalkan kami sendiri. Berikan kami keamanan, obat-obatan, pendidikan. Kami dapat mengembangkan negara kami sendiri.”
Lihat Juga :