Long Weekend Iduladha: Diskon Melimpah, Tapi Hotel Masih Sepi Pengunjung
Senin, 09 Juni 2025 - 20:04 WIB
Dibandingkan dengan Iduladha 2024, okupansi hotel tahun ini justru menurun. PHRI mencatat, tahun lalu tingkat hunian mencapai 70-80%. "Harusnya long weekend seperti ini bisa mencapai 80%, tapi tahun ini hanya sekitar 50%," ujarnya.
Maulana mengatakan, penurunan ini dipengaruhi banyaknya momen long weekend sebelumnya. Masyarakat mungkin telah menghabiskan anggaran liburan di waktu lain.
"Tidak setiap long weekend orang melakukan perjalanan. Mereka perlu mengatur pengeluaran," jelasnya.
Pemerintah sebenarnya telah memberikan berbagai stimulus untuk mendorong pergerakan ekonomi selama Iduladha 2025. Salah satunya adalah diskon tarif transportasi dan tol.
Untuk kereta api, diberikan diskon 30% pada 3,5 juta kursi dengan anggaran Rp300 miliar. Sektor penerbangan mendapat insentif PPN-DTP 6% untuk 6 juta penumpang, senilai Rp430 miliar.
Maulana mengatakan, penurunan ini dipengaruhi banyaknya momen long weekend sebelumnya. Masyarakat mungkin telah menghabiskan anggaran liburan di waktu lain.
"Tidak setiap long weekend orang melakukan perjalanan. Mereka perlu mengatur pengeluaran," jelasnya.
Pemerintah sebenarnya telah memberikan berbagai stimulus untuk mendorong pergerakan ekonomi selama Iduladha 2025. Salah satunya adalah diskon tarif transportasi dan tol.
Untuk kereta api, diberikan diskon 30% pada 3,5 juta kursi dengan anggaran Rp300 miliar. Sektor penerbangan mendapat insentif PPN-DTP 6% untuk 6 juta penumpang, senilai Rp430 miliar.
Lihat Juga :