Pertamina Patra Niaga Dorong Nelayan dan Petani Manfaatkan Teknologi Ramah Lingkungan

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:40 WIB
Dia menjelaskan, program Bu Petra (Budidaya Perikanan Terintegrasi) binaan Fuel Terminal Lomanis di Desa Sidamukti memanfaatkan energi panel surya untuk kincir air dan mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar mesin pencetak pelet ikan.

Sepanjang 2025, kelompok PUR 123 berhasil memanen 263 kg ikan. Program ini telah memberikan dampak manfaat kepada 100 orang warga masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mesin "Waste to Pellet" juga mengurangi biaya produksi pakan secara signifikan sambil mengelola limbah plastik rumah tangga menjadi energi produktif.

Di sektor pertanian, Pinky Rudal (Pengering Padi Siasat Perubahan Iklim) binaan Fuel Terminal Maos membantu ratusan petani kelompok Kawista dengan alat pengering padi berbasis energi terbarukan. Alat ini mengurangi waktu pengeringan dari 3 hari menjadi beberapa jam, meningkatkan kualitas gabah, dan menjawab tantangan perubahan iklim akibat curah hujan tinggi yang tidak menentu. "Dampaknya terasa langsung dalam peningkatan harga jual dan penurunan tingkat kerugian hasil panen," jelasnya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Kembangkan Energi Terbarukan di Desa Keliki
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!