Proyek IKN Melambat, Penjualan Semen di Kalimantan Ambles 21,8 Persen
Minggu, 15 Juni 2025 - 16:03 WIB
Sedianya pproyek pembangunan IKN menjadi salah satu motor penggerak konsumsi semen di Kalimantan. Selain hal tersebut, Asosiasi juga menyoroti pelemahan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi.
Secara total, volume penjualan semen nasional pada periode Januari-Maret 2025 hanya mencapai 13,4 juta ton, atau menurun 7,4% dibandingkan triwulan pertama tahun lalu. Di bulan Maret saja, volume anjlok 21,6% dibandingkan Maret 2024.
Kondisi tersebut menambah tekanan terhadap industri semen nasional yang masih bergelut dengan isu overkapasitas. Tingkat utilisasi pabrik secara nasional tercatat hanya sekitar 56,5% pada 2024.
Baca Juga: Industri Semen Mortar Kian Kompetitif, Permintaan di Jabar Meningkat
“Diperkirakan tahun ini menjadi tahun yang sangat berat bagi industri semen untuk mencapai pertumbuhan positif mengingat kondisi ekonomi global yang masih belum menentu sementara di dalam negeri masih menghadapi masalah excess-capacity,” ujarnya.
Secara total, volume penjualan semen nasional pada periode Januari-Maret 2025 hanya mencapai 13,4 juta ton, atau menurun 7,4% dibandingkan triwulan pertama tahun lalu. Di bulan Maret saja, volume anjlok 21,6% dibandingkan Maret 2024.
Kondisi tersebut menambah tekanan terhadap industri semen nasional yang masih bergelut dengan isu overkapasitas. Tingkat utilisasi pabrik secara nasional tercatat hanya sekitar 56,5% pada 2024.
Baca Juga: Industri Semen Mortar Kian Kompetitif, Permintaan di Jabar Meningkat
“Diperkirakan tahun ini menjadi tahun yang sangat berat bagi industri semen untuk mencapai pertumbuhan positif mengingat kondisi ekonomi global yang masih belum menentu sementara di dalam negeri masih menghadapi masalah excess-capacity,” ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :