Vietnam Resmi Gabung BRICS, Strategi Baru ASEAN Hadapi Dominasi Barat

Selasa, 17 Juni 2025 - 07:37 WIB
"Vietnam ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka mampu dan bersedia menyelaraskan pilihannya dengan kepentingan nasional, baik dalam pembangunan ekonomi maupun keamanan eksternal," ujar Le Truong Giang, analis Control Risks yang berbasis di London dikutip dari The Business Times, Selasa (17/6).

Menurut Pemerintah Brasil, Vietnam merupakan aktor penting di Asia yang menunjukkan komitmen terhadap kerja sama Selatan-Selatan dan pembangunan berkelanjutan, dua agenda utama dalam misi BRICS. Bergabung dengan BRICS dinilai akan membuka jalan bagi Vietnam untuk mendiversifikasi pasar ekspor, memperkuat infrastruktur, dan meningkatkan otonomi politik luar negerinya.

Lavanya Venkateswaran, ekonom senior ASEAN di OCBC, menyebutkan meski ekspor Vietnam ke negara BRICS selain China masih rendah-India 2,2 persen, Rusia 0,6 persen, dan Afrika Selatan 0,2 persen, potensi pertumbuhannya sangat besar. Ia menilai kerja sama di bidang pendidikan dan pariwisata juga dapat diperluas, termasuk insentif visa dan program pertukaran pelajar.

Baca Juga: Viral, Penyiar TV Pemerintah Iran Dibom Israel saat Live

Namun, proses Vietnam menjadi mitra BRICS memerlukan waktu hampir satu tahun sejak pertama kali menyatakan minatnya. Salah satu penghambat utamanya adalah ketegangan dagang dengan AS, termasuk ancaman tarif balasan sebesar 46 persen yang sempat dilontarkan mantan Presiden Donald Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!