Vietnam Resmi Gabung BRICS, Strategi Baru ASEAN Hadapi Dominasi Barat
Selasa, 17 Juni 2025 - 07:37 WIB
Dalam beberapa bulan terakhir, Vietnam berupaya keras menjalin kompromi dengan Washington. Putaran ketiga diskusi perdagangan dengan AS ditutup pada 12 Juni lalu, dengan pernyataan bahwa kedua negara telah "mempersempit kesenjangan" di berbagai isu penting.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick sebelumnya menyatakan masih ada ruang dialog, selama Vietnam mengurangi ketergantungannya pada impor dari China dan memperkecil surplus perdagangannya dengan AS. Tahun lalu, surplus Vietnam dengan AS mencapai USD123 miliar terbesar ketiga setelah China dan Meksiko.
Venkateswaran menegaskan bahwa agenda diversifikasi perdagangan Vietnam tetap sejalan dengan negosiasi bilateral bersama AS. Menurutnya, penyelesaian isu transhipment dan asal barang akan menentukan keberhasilan Vietnam mempertahankan statusnya sebagai salah satu mitra ekspor utama bagi AS.
Meski demikian, penguatan posisi Vietnam dalam BRICS memberi sinyal bahwa negara tersebut tidak hanya bergantung pada satu mitra strategis. Aliansi dengan negara-negara Global Selatan ini membuka babak baru dalam arah kebijakan luar negeri dan ekonomi Vietnam di tengah lanskap global yang semakin dinamis.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick sebelumnya menyatakan masih ada ruang dialog, selama Vietnam mengurangi ketergantungannya pada impor dari China dan memperkecil surplus perdagangannya dengan AS. Tahun lalu, surplus Vietnam dengan AS mencapai USD123 miliar terbesar ketiga setelah China dan Meksiko.
Venkateswaran menegaskan bahwa agenda diversifikasi perdagangan Vietnam tetap sejalan dengan negosiasi bilateral bersama AS. Menurutnya, penyelesaian isu transhipment dan asal barang akan menentukan keberhasilan Vietnam mempertahankan statusnya sebagai salah satu mitra ekspor utama bagi AS.
Meski demikian, penguatan posisi Vietnam dalam BRICS memberi sinyal bahwa negara tersebut tidak hanya bergantung pada satu mitra strategis. Aliansi dengan negara-negara Global Selatan ini membuka babak baru dalam arah kebijakan luar negeri dan ekonomi Vietnam di tengah lanskap global yang semakin dinamis.
(nng)
Lihat Juga :