Sri Mulyani Ungkap Ancaman Ketidakpastian pada Pasar Keuangan Global

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:31 WIB
Spike tersebut tercatat saat indeks IHSG sempat turun drastis hingga melewati batas auto-rejection sebesar 9,2% pada April, mengindikasikan tingginya tekanan pasar akibat kekhawatiran tarif global.

Meskipun gejolak telah mereda, potensi volatilitas tetap terasa. IHSG secara keseluruhan mencatat empat kenaikan beruntun terakhir, naik hampir 3,7% dari level terendah pada April.

Baca Juga: Rupiah Terseret Perang Israel-Iran dan Ancaman Tarif Trump

Sri Mulyani menyimpulkan bahwa dinamika global-mulai dari ekstensi kebijakan tarif AS yang belum disepakati, konflik geopolitik, hingga koreksi di pasar saham-menjadi faktor utama yang harus diwaspadai dalam perencanaan fiskal dan sistem keuangan domestik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!