Sri Mulyani Ungkap Ancaman Ketidakpastian pada Pasar Keuangan Global

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:31 WIB
loading...
Sri Mulyani Ungkap Ancaman...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, bahwa pasar keuangan global masih diliputi ketidakpastian. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati menyatakan, bahwa pasar keuangan global masih diliputi ketidakpastian . Hal ini termasuk kebijakan fiskal Amerika Serikat, konflik geopolitik, dan negosiasi perdagangan yang belum tuntas.

"Di sisi lain dengan kebijakan fiskal Amerika Serikat yang sangat ekspansi mengumumkan tariff policy atau yang disebut liberation day kemudian agak sedikit menurun koreksi pada saat adanya upaya untuk bernegosiasi dan duduk bersama dengan RRT dan sekarang melonjak lagi karena negosiasinya belum conclude dan pada saat yang sama muncul perang baru," ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2025, Selasa (17/6/2025).

Dampak terhadap dolar dan rupiah cukup nyata. Meski indeks dolar (DXY) mengalami fluktuasi. “Makanya juga US terhadap rupiah kita rupiah kita cenderung menguat kemarin,” imbuhnya.

Baca Juga: Utang AS dalam Bahaya, Aksi 'Jual Amerika' Guncang Pasar Keuangan

Adapun nilai tukar USD/IDR pada 16 Juni 2025 berada di level Rp16.290, membaik dari titik terendah Rp16.141 seminggu sebelumnya. Namun ancaman konflik global dan ketidakpastian kebijakan fiskal ke depan masih mendorong risiko gejolak pasar.

Menurut Sri Mulyani, volatilitas dolar masih akan terus berlangsung, seiring dengan potensi lonjakan volatilitas di pasar saham. “Pasar saham juga mengalami peningkatan bahkan sempat melonjak tinggi kalau kita lihat di April 2025 itu melonjak spikenya tinggi banget hampir mirip pada saat terjadinya covid,” lanjutnya.

Spike tersebut tercatat saat indeks IHSG sempat turun drastis hingga melewati batas auto-rejection sebesar 9,2% pada April, mengindikasikan tingginya tekanan pasar akibat kekhawatiran tarif global.

Meskipun gejolak telah mereda, potensi volatilitas tetap terasa. IHSG secara keseluruhan mencatat empat kenaikan beruntun terakhir, naik hampir 3,7% dari level terendah pada April.

Baca Juga: Rupiah Terseret Perang Israel-Iran dan Ancaman Tarif Trump

Sri Mulyani menyimpulkan bahwa dinamika global-mulai dari ekstensi kebijakan tarif AS yang belum disepakati, konflik geopolitik, hingga koreksi di pasar saham-menjadi faktor utama yang harus diwaspadai dalam perencanaan fiskal dan sistem keuangan domestik.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Berita Terkini
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved