Proyek Tanggul Laut Raksasa Rp1.750 T Dilirik Investor China hingga Korea

Selasa, 17 Juni 2025 - 21:38 WIB
“Belum, masih dalam proses. Kita sedang mempersiapkan. Tapi yang paling penting untuk kita pahami adalah bahwa ide tersebut sebenarnya sudah cukup lama ada,” pungkasnya.

Proyek ambisius ini ditujukan untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman banjir rob dan penurunan permukaan tanah. Baca Juga: Butuh Rp123 Triliun Lindungi Jakarta dari Ancaman Banjir Rob

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Perekonomian, Muhammad Rachmat Kaimuddin, mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar pembiayaan proyek ini melibatkan sebesar mungkin pihak swasta. "APBN tidak cukup untuk mendanai proyek sebesar ini, sementara kita masih punya prioritas lain seperti program makan bergizi gratis dan ketahanan pangan," jelas Rachmat dikutip Senin (16/6).

Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti menjelaskan, pemerintah akan menawarkan proyek ini kepada investor melalui skema Land Value Capture (LVC).

Perhitungan kasar mantan Dirjen SDA Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia menunjukkan, proyek sepanjang 700 km ini membutuhkan biaya sekitar Rp2,5 triliun per kilometer. "Untuk tahap pertama Jakarta-Ancol saja butuh Rp53 triliun untuk 21 km," jelas Bob.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!