Danantara Lirik Sektor Perikanan, Bakal Suntik Modal Investasi Rp26 Triliun

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:21 WIB
Lebih jauh, Trenggono menjelaskan, investasi itu nantinya akan menghidupkan kembali tambak-tambak yang sudah tidak produktif. Namun punya potensi besar untuk dijadikan budidaya perikanan dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional.

"Ini (revitalisasi) akan dibiayai oleh investasi, menjadi lebih bagus nanti tambaknya, sehingga produktivitas meningkat. Lahan itu (20 ribu hektare) relatif tidak produktif, kita sudah cek, itu hanya genangan saja, bukan wilayah aktif," tambahnya.

Lebih lanjut, Trenggono mengungkapkan kebutuhan investasi itu tidak hanya untuk merevitalisasi tambak saja, namun sekaligus untuk pengadaan gudang penyimpanan, lemari es, sehingga produk hasil tambak bisa punya daya tahan lebih.

Ia juga menambahkan, hingga tahun 2027 ditargetkan ada 78.550 hektare tambak di Pulau Jawa yang akan direvitalisasi secara bertahap. Target tersebut terbagi untuk 20 ribu hektare yang akan dikerjakan pada tahun 2025, kemudian tahap berikutnya 30 ribu hektare pada tahun 2026, dan sebanyak 28,55 ribu hektare yang dikerjakan pada tahun 2027.

Lebih jauh, Trenggono merinci target tersebut akan menyasar untuk revitalisasi 1.800 hektare kawasan tambak di Provinsi Banten, 34.500 hektare di Provinsi Jawa Barat, 15.250 hektare di Provinsi Jawa Tengah, dan 27.000 hektare di Jawa Timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!