Danantara Lirik Sektor Perikanan, Bakal Suntik Modal Investasi Rp26 Triliun
Rabu, 25 Juni 2025 - 19:21 WIB
Proyek revitalisasi tambak budidaya ikan di wilayah Pantura (Pantai Utara) seluas 20 ribu hektare akan dibiayai oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk meningkatkan produksi ikan budidaya. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pada tahun 2025 ini akan dilakukan revitalisasi tambak budidaya ikan di wilayah Pantura (Pantai Utara) seluas 20 ribu hektare. Proyek tersebut nantinya akan dibiayai oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk meningkatkan produksi ikan budidaya.
Trenggono menjelaskan, revitalisasi tambak menjadi potensi investasi yang cukup menguntungkan. Sebab lewat akan meningkatkan produktivitas budidaya perikanan di Indonesia. Kebutuhan investasi untuk merevitalisasi 20 ribu hektare itu diperkirakan Rp26 triliun.
"Sumber pembiayaan ini nanti dari investasi, Danantara. APBN sedikit, hanya untuk pemetaan, (investasi) Danantara akan berupa uang. Ini kan tahap pertama perkiraannya 20 ribu hektare, perkiraan investasi kira-kira Rp26 triliun, itu dari Danantara," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Baca Juga: Tolak Pinjaman Luar Negeri, Menteri Ara Andalkan Danantara Bayarin Program 3 Juta Rumah
Trenggono menjelaskan, revitalisasi tambak menjadi potensi investasi yang cukup menguntungkan. Sebab lewat akan meningkatkan produktivitas budidaya perikanan di Indonesia. Kebutuhan investasi untuk merevitalisasi 20 ribu hektare itu diperkirakan Rp26 triliun.
"Sumber pembiayaan ini nanti dari investasi, Danantara. APBN sedikit, hanya untuk pemetaan, (investasi) Danantara akan berupa uang. Ini kan tahap pertama perkiraannya 20 ribu hektare, perkiraan investasi kira-kira Rp26 triliun, itu dari Danantara," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Baca Juga: Tolak Pinjaman Luar Negeri, Menteri Ara Andalkan Danantara Bayarin Program 3 Juta Rumah
Lihat Juga :