Dua Produk Baru GRP Dukung Inovasi Baja dan Keberlanjutan Industri
Rabu, 25 Juni 2025 - 22:21 WIB
Produk ini memadukan antara kekuatan dan keberlanjutan. FORTISE+ dibuat dari material baja scrap dengan kadar sekitar 75%, dan memiliki yield strength di atas 345 MPa, tensile strength lebih dari 450 MPa, serta tersedia dalam ketebalan hingga 120 mm.
Presiden Direktur GRP, Fedaus berharap, kehadiran FORTISE dan FORTISE+ dapat memperluas kontribusi industri baja nasional dalam memenuhi kebutuhan sektor strategis, sekaligus mendukung pencapaian target jangka panjang Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
“Peluncuran FORTISE dan FORTISE+ merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berinovasi, terutama dalam menghadirkan pilihan material baja yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kebutuhan pasar,” ujar Fedaus.
“Kami percaya, inovasi perlu berjalan seiring dengan tantangan, dan kemajuan industri nasional hanya dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor dan keberanian untuk mencoba pendekatan baru,” lanjut Fedaus.
Peluncuran ini mendapat perhatian dari pemangku kepentingan pemerintah dan industri. Direktur Logam, Ditjen Ilmate, Kementerian Perindustrian RI, Dodiet Prasetyo menyampaikan, “Inisiatif pengembangan produk baja yang efisien energi dan ramah lingkungan merupakan langkah penting dalam memperkuat daya saing industri nasional di tengah transisi global menuju ekonomi hijau.”
Presiden Direktur GRP, Fedaus berharap, kehadiran FORTISE dan FORTISE+ dapat memperluas kontribusi industri baja nasional dalam memenuhi kebutuhan sektor strategis, sekaligus mendukung pencapaian target jangka panjang Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
“Peluncuran FORTISE dan FORTISE+ merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berinovasi, terutama dalam menghadirkan pilihan material baja yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kebutuhan pasar,” ujar Fedaus.
“Kami percaya, inovasi perlu berjalan seiring dengan tantangan, dan kemajuan industri nasional hanya dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor dan keberanian untuk mencoba pendekatan baru,” lanjut Fedaus.
Peluncuran ini mendapat perhatian dari pemangku kepentingan pemerintah dan industri. Direktur Logam, Ditjen Ilmate, Kementerian Perindustrian RI, Dodiet Prasetyo menyampaikan, “Inisiatif pengembangan produk baja yang efisien energi dan ramah lingkungan merupakan langkah penting dalam memperkuat daya saing industri nasional di tengah transisi global menuju ekonomi hijau.”
Lihat Juga :