Bank Terbesar Rusia Ungkap Prediksi Suram untuk Tahun 2026

Rabu, 02 Juli 2025 - 19:55 WIB
Sebagai respons terhadap sanksi Barat yang dikenakan pada Rusia akibat konflik Ukraina pada Februari 2022, bank sentral Rusia menaikkan suku bunga acuan dari 9,5% menjadi 20% untuk menstabilkan rubel dan menahan inflasi. Seiring dengan perbaikan kondisi, suku bunga tersebut dipotong menjadi 7,5% pada September 2022.

Namun tekanan inflasi yang muncul kembali mengakibatkan siklus pengetatan pada pertengahan 2023, dengan suku bunga mencapai puncaknya di 21% pada Oktober 2024. Awal bulan ini, bank sentral memangkasnya menjadi 20% - untuk menjadi pengurangan pertama sejak 2022.

Baca Juga: Daftar Bank-bank Terbesar di Dunia 2025, JPMorgan Memimpin 3 Tahun Beruntun

Walaupun ada sanksi dan tekanan inflasi, ekonomi Rusia telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Setelah menyusut sebesar 1,2% pada tahun 2022, PDB tumbuh sebesar 3,6% pada tahun 2023 dan 4,1% pada tahun 2024. Pertumbuhan diperkirakan akan melambat menjadi 1-2% pada tahun 2025 dan hingga 1,5% di 2026.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!