Dukung MBG, IFSR Teken Nota Kesepahaman dengan Ajinomoto Indonesia Terkait Edukasi Makan Bergizi
Jum'at, 04 Juli 2025 - 07:00 WIB
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Glory Harimas Sihombing, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review (IFSR) menyampaikan apresiasi atas kehadiran Grup Ajinomoto Indonesia dalam program ini.
"Di tengah berbagai tantangan dan perdebatan, kami memilih untuk tetap fokus pada apa yang benar-benar penting: memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak, dan orang tua mereka mendapat edukasi yang benar tentang pola makan sehat dan bergizi dan Kerja sama ini bukan hanya soal logistik atau pelatihan teknis. Ini tentang harapan. Harapan bahwa setiap anak, tak peduli latar belakangnya, bisa tumbuh cerdas dan sehat. Bahwa dapur-dapur di SPPG bisa menjadi tempat perubahan dimulai. Bahwa satu piring makan bergizi, bisa mengubah cara pandang keluarga tentang gizi dan kesehatan,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa keberhasilan program ini akan jauh lebih besar bila kolaborasi lintas sektor terus kita perkuat.
"Sebab dampaknya tidak hanya terbatas pada lingkungan SPPG, tetapi menjalar ke rumah-rumah, ke ruang-ruang kelas, ke hati para orang tua, dan bahkan ke dalam cara kita memandang masa depan gizi bangsa,” pungkasnya dalam kegiatan tersebut yang berlangsung di Balai Dewan Pakar House GHS Jakarta Selatan.
"Di tengah berbagai tantangan dan perdebatan, kami memilih untuk tetap fokus pada apa yang benar-benar penting: memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak, dan orang tua mereka mendapat edukasi yang benar tentang pola makan sehat dan bergizi dan Kerja sama ini bukan hanya soal logistik atau pelatihan teknis. Ini tentang harapan. Harapan bahwa setiap anak, tak peduli latar belakangnya, bisa tumbuh cerdas dan sehat. Bahwa dapur-dapur di SPPG bisa menjadi tempat perubahan dimulai. Bahwa satu piring makan bergizi, bisa mengubah cara pandang keluarga tentang gizi dan kesehatan,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa keberhasilan program ini akan jauh lebih besar bila kolaborasi lintas sektor terus kita perkuat.
"Sebab dampaknya tidak hanya terbatas pada lingkungan SPPG, tetapi menjalar ke rumah-rumah, ke ruang-ruang kelas, ke hati para orang tua, dan bahkan ke dalam cara kita memandang masa depan gizi bangsa,” pungkasnya dalam kegiatan tersebut yang berlangsung di Balai Dewan Pakar House GHS Jakarta Selatan.
(unt)
Lihat Juga :