Harga BBM Iran Termurah di Dunia, Beli Bensin Cuma Rp800 per Liter
Jum'at, 04 Juli 2025 - 14:01 WIB
Guna mencegah penyalahgunaan subsidi, Pemerintah Iran memberlakukan sistem kuota bulanan, yakni 60-120 liter per orang. Jika melewati batas tersebut, pengguna dikenakan harga lebih tinggi. Kebijakan ini juga ditujukan untuk mengurangi penyelundupan BBM ke negara tetangga seperti Pakistan dan Afghanistan.
Namun, harga BBM murah hanya berlaku bagi warga Iran. Wisatawan asing dan kendaraan berpelat luar negeri harus membeli BBM dengan harga internasional, kadang dalam dolar AS atau euro. Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan perbatasan menerapkan sistem khusus.
Fluktuasi nilai tukar turut memengaruhi harga BBM dalam denominasi asing. Dengan kurs pasar informal mencapai 500.000 IRR per 1 dolar AS, harga riil BBM Iran sangat rendah secara global. Namun, pemerintah tetap menjaga kestabilan harga dalam negeri dengan menanggung selisih melalui subsidi negara.
Sebagai perbandingan, harga bensin Pertalite di Indonesia saat ini berada di kisaran Rp10.000 per liter. Harga solar bersubsidi di Indonesia mencapai Rp6.800 per liter, jauh lebih tinggi dibandingkan solar di Iran yang hanya sepersepuluhnya.
Baca Juga: Perang Iran dan Israel Akan Berlanjut, Berikut 6 Indikatornya
Namun, harga BBM murah hanya berlaku bagi warga Iran. Wisatawan asing dan kendaraan berpelat luar negeri harus membeli BBM dengan harga internasional, kadang dalam dolar AS atau euro. Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan perbatasan menerapkan sistem khusus.
Fluktuasi nilai tukar turut memengaruhi harga BBM dalam denominasi asing. Dengan kurs pasar informal mencapai 500.000 IRR per 1 dolar AS, harga riil BBM Iran sangat rendah secara global. Namun, pemerintah tetap menjaga kestabilan harga dalam negeri dengan menanggung selisih melalui subsidi negara.
Sebagai perbandingan, harga bensin Pertalite di Indonesia saat ini berada di kisaran Rp10.000 per liter. Harga solar bersubsidi di Indonesia mencapai Rp6.800 per liter, jauh lebih tinggi dibandingkan solar di Iran yang hanya sepersepuluhnya.
Baca Juga: Perang Iran dan Israel Akan Berlanjut, Berikut 6 Indikatornya
Lihat Juga :