PLN Catat Laba Bersih Rp273 Miliar pada Semester I
Rabu, 09 September 2020 - 15:21 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat laba bersih sebesar Rp273,059 miliar pada semester I-2020. Angka tersebut menurun 97% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp7,35 triliun.
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, meski mencatat laba bersih negatif, pihaknya akan terus mengejar capaian positif pada kuartal ke-II tahun ini.
"Kami akan terus mendongkrak pendapatan dengan cara menaikkan penjualan listrik bagi pelanggan besar,"ujar Zulkifli dalam rapat dengar pendapat bersama (RDP) Komisi VI DPR , Rabu (9/9/2020).
Dalam mengoptimalkan kinerja perseroan, manajemen PLN akan melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya, meningkatkan pelayanan tenaga listrik bagi pengguna PLN. Cara ini dilakukan melalui, promosi pemasaran, menjaga kecukupan pasokan listrik, dan memberikan tarif kompetitif untuk pelanggan listrik. Langkah itu diharapkan akan mampu mendorong konsumsi listrik sekaligus mendorong roda perekonomian nasional. ( Baca juga:Ingin Gaji Buruh Naik, Pengusaha Sebut Kuncinya seperti Tahun 1994/1995 )
Mengupayakan efisiensi dengan cara mengoptimalkan bauran energi, melalui produksi listrik dari pembangkit non-BBM. Bahkan, menurunkan biaya energi primer dengan mengoperasikan pembangkit energi baru terbarukan, seperti biofuel dan solar cell, khususnya di daerah terpencil serta terisolasi.
Langkah lain adalah pemberlakuan domestic market obligation (DMO) batubara dan gas, dalam rangka menjamin kepastian biaya dan suplai energi primer. "Kami juga akan melaksanakan program efisiensi pemeliharaan, dan optimasi dari persediaan yang ada," ujarnya.
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, meski mencatat laba bersih negatif, pihaknya akan terus mengejar capaian positif pada kuartal ke-II tahun ini.
"Kami akan terus mendongkrak pendapatan dengan cara menaikkan penjualan listrik bagi pelanggan besar,"ujar Zulkifli dalam rapat dengar pendapat bersama (RDP) Komisi VI DPR , Rabu (9/9/2020).
Dalam mengoptimalkan kinerja perseroan, manajemen PLN akan melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya, meningkatkan pelayanan tenaga listrik bagi pengguna PLN. Cara ini dilakukan melalui, promosi pemasaran, menjaga kecukupan pasokan listrik, dan memberikan tarif kompetitif untuk pelanggan listrik. Langkah itu diharapkan akan mampu mendorong konsumsi listrik sekaligus mendorong roda perekonomian nasional. ( Baca juga:Ingin Gaji Buruh Naik, Pengusaha Sebut Kuncinya seperti Tahun 1994/1995 )
Mengupayakan efisiensi dengan cara mengoptimalkan bauran energi, melalui produksi listrik dari pembangkit non-BBM. Bahkan, menurunkan biaya energi primer dengan mengoperasikan pembangkit energi baru terbarukan, seperti biofuel dan solar cell, khususnya di daerah terpencil serta terisolasi.
Langkah lain adalah pemberlakuan domestic market obligation (DMO) batubara dan gas, dalam rangka menjamin kepastian biaya dan suplai energi primer. "Kami juga akan melaksanakan program efisiensi pemeliharaan, dan optimasi dari persediaan yang ada," ujarnya.
Lihat Juga :