Breaking News! Trump Putuskan Indonesia Tetap Kena Tarif Impor 32%
Selasa, 08 Juli 2025 - 10:36 WIB
Namun tidak menutup kemungkinan bahwa Trump kapanpun bisa membuka negosiasi tarif, namun terang dia dengan catatan saling menguntungkan dan seimbang. Salah satu syaratnya adalah perusahaan Indonesia diminta membangun pabrik di Amerika Serikat yang diklaim sebagai pasar terbesar.
“Seperti yang Anda ketahui, tidak akan ada Tarif jika Indonesia, atau perusahaan-perusahaan di Negara Anda, memutuskan untuk membangun atau memproduksi produk di Amerika Serikat dan, pada kenyataannya, kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mendapatkan persetujuan dengan cepat, profesional, dan rutin - dengan kata lain, dalam hitungan minggu," bebernya.
Baca Juga: Trump Ngamuk Lagi, Bakal Getok Tarif 70% ke Sejumlah Negara
Trump menegaskan, tarif ini diperlukan untuk memperbaiki Kebijakan tarif, dan non tarif, serta hambatan Perdagangan Indonesia selama bertahun-tahun, yang menyebabkan defisit perdagangan yang tidak berkelanjutan ini terhadap Amerika Serikat.
“Defisit ini merupakan ancaman besar bagi Perekonomian kita dan, tentu saja, Keamanan Nasional kita!” ujarnya.
“Seperti yang Anda ketahui, tidak akan ada Tarif jika Indonesia, atau perusahaan-perusahaan di Negara Anda, memutuskan untuk membangun atau memproduksi produk di Amerika Serikat dan, pada kenyataannya, kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mendapatkan persetujuan dengan cepat, profesional, dan rutin - dengan kata lain, dalam hitungan minggu," bebernya.
Baca Juga: Trump Ngamuk Lagi, Bakal Getok Tarif 70% ke Sejumlah Negara
Trump menegaskan, tarif ini diperlukan untuk memperbaiki Kebijakan tarif, dan non tarif, serta hambatan Perdagangan Indonesia selama bertahun-tahun, yang menyebabkan defisit perdagangan yang tidak berkelanjutan ini terhadap Amerika Serikat.
“Defisit ini merupakan ancaman besar bagi Perekonomian kita dan, tentu saja, Keamanan Nasional kita!” ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :