Kreatif, Warga Kampung Ikan Asap Olah Limbah Jelantah Jadi Aneka Produk

Rabu, 09 September 2020 - 15:30 WIB
Sementara di Desa Kalitengah, ibu-ibu di desa yang berdekatan dengan kawasan Lumpur Sidoarjo ini mengaku biasa memanfaatkan jelantah untuk menambah penghasilan. "Kami biasa mengumpulkan jelantah dari beberapa RT, lalu dijual ke pabrik untuk dimanfaatkan sebagai biodiesel melalui pengepul. Hasil penjualan dimanfaatkan untuk kas PKK," ujar perwakilan PKK Desa Kalitengah Iftatus Solichah.

Kini, kata dia, dengan adanya kegiatan edukasi dari Pertagas, ibu-ibu anggota PKK Desa Kalitengah memiliki wawasan baru untuk berkreasi dan lebih produktif lagi. Proses pengolahan jelantah menjadi sabun dan lilin pun tegolong murah dari segi ketersediaan bahan dan mudah untuk dipraktikkan.

(Baca Juga: Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal)

Vivi Sofiana selaku pemateri dari Akademi Minim Sampah mengatakan, proses pembuatan memang dibuat mudah dan menarik agar ibu-ibu tidak kerepotan menerapkannya di rumah. "Tujuan kami agar mulai tumbuh kesadaran warga untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi lebih bernilai guna," jelasnya.

Secara terpisah, Manager Communication, Relation, & CSR Pertagas Zainal Abidin menuturkan bahwa antusiasme ibu-ibu dalam menerapkan Zero Waste Lifestyle itu patut didukung. "Selain itu, kemampuan mengolah limbah rumah tangga menjadi produk lain seperti sabun dan lilin ini berpotensi menjadi sumber pendapatan lain bagi warga di Penatarsewu dan Kalitengah," tuturnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!