Setelah 10 Tahun Negosiasi, Indonesia-Uni Eropa Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas
Senin, 14 Juli 2025 - 08:21 WIB
Baca Juga: Perang Dagang Makin Sengit, Trump Siapkan Tarif Impor 30% untuk Eropa dan Meksiko
CEPA, lanjutnya, akan membuka pasar baru dan memperkuat rantai pasok bahan baku strategis. Perjanjian ini juga akan menciptakan peluang besar di sektor industri, pertanian, otomotif, serta jasa.
Dengan penduduk gabungan mencapai 730 juta jiwa, Uni Eropa dan Indonesia memiliki potensi hubungan dagang yang belum tergali sepenuhnya. Ursula mencatat bahwa saat ini Indonesia masih menjadi mitra dagang kelima Uni Eropa di kawasan ASEAN, dan penerima investasi langsung asing kelima terbesar dari Uni Eropa.
"Oleh karena itu, perjanjian ini hadir pada waktu yang sangat tepat dan akan memperkuat posisi kita dalam peta ekonomi global," tandasnya.
CEPA, lanjutnya, akan membuka pasar baru dan memperkuat rantai pasok bahan baku strategis. Perjanjian ini juga akan menciptakan peluang besar di sektor industri, pertanian, otomotif, serta jasa.
Dengan penduduk gabungan mencapai 730 juta jiwa, Uni Eropa dan Indonesia memiliki potensi hubungan dagang yang belum tergali sepenuhnya. Ursula mencatat bahwa saat ini Indonesia masih menjadi mitra dagang kelima Uni Eropa di kawasan ASEAN, dan penerima investasi langsung asing kelima terbesar dari Uni Eropa.
"Oleh karena itu, perjanjian ini hadir pada waktu yang sangat tepat dan akan memperkuat posisi kita dalam peta ekonomi global," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :